Tuhan dalam pandangan Jawa

Tuhan adalah “Sangkan Paraning Dumadi“. IA adalah sang Sangkan sekaligus sang Paran, karena itu juga disebut Sang Hyang Sangkan Paran. Ia hanya satu, tanpa kembaran, dalam bahasa Jawa dikatakan Pangeran iku mung sajuga, tan kinembari . Orang Jawa biasa menyebut “Pangeran” artinya raja, sama dengan pengertian “Ida Ratu” di Bali. Masyarakat tradisional sering mengartikan “Pangeran” dengan “kirata basa”. Katanya pangeran berasal dari kata “pangengeran”, yang artinya “tempat bernaung atau berlindung”, yang di Bali disebut “sweca”.
 

Sedang wujudNYA tak tergambarkan, karena pikiran tak mampu mencapaiNYA dan kata kata tak dapat menerangkanNYA. Didefinisikan pun tidak mungkin, sebab kata-kata hanyalah produk pikiran hingga tak dapat digunakan untuk menggambarkan kebenaranNYA. Karena itu orang Jawa menyebutnya “tan kena kinaya ngapa” ( tak dapat disepertikan). Artinya sama dengan sebutan “Acintya” dalam ajaran Hindu. Terhadap Tuhan, manusia hanya bisa memberikan sebutan sehubungan dengan perananNYA. Karena itu kepada NYA diberikan banyak sebutan, misalnya: Baca lebih lanjut

Iklan

SUWUNG AWANG – AWUNG AWUNG

Sebuah inti atom sebesar bola golf memiliki kulit atom 1 kilometer jauhnya, kulit kedua 4 km dan kulit ketiga 9 km. Maka jagat ini lebih banyak suwungnya. Suwung awang awung awung adalah keadaan tanpa ada apa-apa, materi=nol + enerji=0. Diameter jagat kita katanya mencapai 100 milyar tahun cahaya = 100 milyar x 300,000 km/detik x 365 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik = itung sendiri. Ada yang menghitung bahwa kepadatan (density) masa jagat adalah satu per 10 pangkat 26 kg/m3. dalam sebuah kotak sejuta km x sejuta km x sejuta km cuma ada 1 kg materi kira-kira sekepal logam. Logam inipun mengandung suwung dan jika kita remas barangkali tinggal sebiji kedele. Jagat menjadi sebuah ruang yang didominasi SUWUNG AWANG AWUNG-AWUNG.

Apakah gerangan SUWUNG itu  ? SUWUNG tak ada penciptanya dan tak ada penyebabnya. SUWUNG sudah ada sebelum ada eksistensi. SUWUNG itu tanpa awal tanpa akhir. Diluar batas jagat yang ada adalah SUWUNG. SUWUNG ada didalam jagat. SUWUNG ada didalam setiap materi. Sejak kita masih berupa sel sampai dut (mati) sampai menjadi tulang belulang, kita tak pernah berpisah dari SUWUNG. SUWUNG ada dimana-mana = omnipresent = MAHA ADA.

SUWUNG adalah maha besar karena Baca lebih lanjut