Kaweruh Urip (Pencerahan dalam kehidupan)

Mohon maaf semoga ini menjadi perenungan dan pencerahan kepada diri sendiri terutamanya dan kepada yang lain bila berkenan… 

Perkembangan kearah Kebenaran tidak akan pernah berhenti. Ibarat dian/senthir yang menyala,tidak akan padam,sekalipun dihembus angin kencang atau dilanda badai sekalipun,ia menyala dan terus menyala(tan mobah mosik kasindung riwut angin prahara).Menyala menerangi jagad raya sebagai penyuluh abadi setiap insan didalam kehidupannya(sumunar cahyaning dhiri hamadangi jagad).Arahnya sudah pasti yaitu Suyud tanpa pamrih kepada Kang Murbeng Dumadi.

Jalan Spiritual adalah cukup rumit dan berliku-liku,dengan banyak sekali jebakan-jebakannya yang tersebar diperbagai tempat perjalanan dan setiap saat mengintai hantu kesesatan.Olah karena itu manusia menyusun berbagai macam Kawruh yang diciptakan berdasarkan pengalaman pribadi yang diterapkan dengan kenyataan yang ada.Karena sifatnya sangat subyektif inilah timbul berbagai jalan,yang satu sama lain mungkin bisa ketemu dan mungkin tidak.Karenanya tidak jarang kalau pada suatu saat tertentu bisa terjadi pertentangan pendapat dimana masing2 pribadi memegang kebenarannya sendiri.

Hendaknya bagi orang yang Baca lebih lanjut

Iklan

Nilai-nilai Pendidikan Moral dalam Serat Pedhalangan Ringgit Purwa Jilid I

Karya satra Jawa merupakan wujud kebudayaan yang dianggap sebagai benda hasil karya manusia. Dengan demikian, sastra dianggap sebagai perwujudan kehidupan manusia. Nilai-nilai pendidikan moral merupakan salah satu perwujudan dari kehidupan manusia tersebut dan dimanfaatkan sebagai bahan penulisan dalam karya sastra, yaitu naskah Serat Pedhalangan Ringgit Purwa I. Nilai-nilai pendidikan moral itu merupakan nilai-nilai dasar dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai dasar tersebut meliputi nilai-nilai kehidupan manusia secara horisontal, yaitu interaksi manusia dengan dirinya sendiri, dengan sesamanya dan dengan lingkungan yang ikut beperan dalam proses pendidikan.

Oleh karena itu nilai-nilai yang ada dalam naskah Serat Pedhalangan Ringgit Purwa I adalah nilai-nilai dasar yang tentunya masih relevan dengan dunia pendidikan moral masa kini. Nilai-nilai dasar dalam tatanan kehidupan manusia ini dapat ditularkan dari kelompok masyarakat satu ke kelompok masyarakat lain dan dapat diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya.

1) Deskripsi Kandungan Isi Naskah Serat Pedhalangan Ringgit Purwa I

a. Pendidikan moral yang berhubungan dengan kepribadian

Dalam naskah Serat Pedhalangan Ringgit Purwa I ada beberapa butir pendidikan. Pertama, pendidikan moral yang berhubungan dengan kepribadian yaitu pendidikan yang berhubungan dengan nilai-nilai kehidupan manusia yang bersifat pribadi atau Baca lebih lanjut

Sekedar Resensi Tentang Aksara Jawa

Huruf Jawa yang jumlahnya ada 20 huruf merupakan sabda pangandikanipun dari Tuhan Yang Maha Esa dan mempunyai makna yang sangat luar biasa di tanah Jawa.

Aksara Jawa

Mungkin akhir-akhir ini huruf Jawa sudah banyak ditinggalkan oleh generasi muda. Kenapa demikian?. Karena huruf Jawa merupakan simbul-simbul kehidupan di dunia dan akhirat. Terus siapa yang salah?. Mungkin hanya dipelajari di bangku sekolah di Desa, itupun bagaimana cara menulis huruf Jawa dengan menggunakan tambahan, pepet, layar, lungsi, suku dan wulu dsb., namun makna kandungan tidak pernah dibahas oleh sang Guru. Betul atau salah?. Ketika itu. Kalau tidak salah huruf Jawa juga digunakan oleh sang Dalang Ruwatan inipun masih digunakan sampai saat ini. Oleh para sesepuh dahulu dengan begitu lancar dan hafal dalam membaca huruf Jawa. Oleh Simbah dan Bapak Ibu ku mereka hanya bisa membaca dan tulis huruf Jawa secara lancar dan cepat. Timbul pertanyaan, terus siapa, bagaimana Baca lebih lanjut